Ajaib, Bayi Itu Tetap Hidup meski Tenggelam 10 Menit

Kamis, 12 Februari 2009 | 22:08 WIB

SEPULUH menit Gio Artatian terapung dan diombang-ambingkan arus dan gelombang di laut dalam posisi telungkup. Nyawanya selamat berkat pertolongan Rahmat Afit, seorang anggota Satpol PP Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.

Tubuh bayi berusia 2 tahun 2 bulan itu tercebur ke laut sedalam 4 meter di dekat Pujasera Pinang Sebatang Kamis (12/2) sekitar pukul 12.10. Tak ada yang tahu ada bayi tercebur ke laut.

Ketika itu Rahmat Afit sedang berada di Pelabuhan Beton Pinang Sebatang. Dia ke tempat itu hendak melihat kapal yang tengah parkir di pelabuhan. Tak sengaja dia melihat ada tubuh bayi terapung di laut. Spontan pria ini meloncat ke laut guna mengangkat bayi tersebut. Dia bahkan tak sempat menyelamatkan handphone dan dompet. Semuanya basah. Dia juga nyaris tenggelam karena sudah lama tidak berenang.

“Saya hanya sempat melepas sepatu dan langsung terjun menyelamatkan anak tersebut dan membawanya ke pelabuhan. Saat itu mulutnya sudah mengeluarkan buih,” tutur Rahmat kepada Tribun Batam.

Kemudian dia melarikan Gio ke Puskesmas Tanjungbalai yang hanya berjarak 100 meter dari lokasi kejadian. Kata Rahmat, ketika diangkat, Gio sudah tak bernapas lagi. Denyut nadinya pun sudah tak ada. Selama 30 menit bayi itu seperti orang mati.

Beruntung, Gio lekas mendapat pertolongan dari dokter Gina, yang tengah bertugas di Puskesmas. Gio langsung mendapat pertolongan pertama berupa nafas bantuan dengan oksigen.

“Dia sempat kejang-kejang dan dalam keadaan tidak sadar ketika tiba di Puskesmas, lantas kita beri oksigen,” kata dr Gina.

Seorang perawat membantu dokter Gina membersihkan kerongkongan Gio menggunakan selang berdiameter kecil. Mereka menyedot kotoran yang berada di dalam kerongkongan dan paru-paru Gio.

“Paru-parunya kemasukan air, hampir sekitar 30 menit dia tidak sadarkan diri, selain itu denyut nadinya sempat hilang dan akhirnya dia siuman,” ujar dr Gina. Tak lama kemudian Gio sadarkan diri dan langsung menangis.

Tiba-tiba hilang

Bagaimana proses Gio tercebur ke laut? Tidak seorang pun tahu. Neneknya, Cikrak (45), juga tak tahu.

“Saya enggak tahu kalau dia tercebur. Awalnya dia bermain dengan beberapa orang yang tengah berada kedai kopi itu,” ujar Cikrak yang sehari-hari menjaga bocah itu karena ibunya bekerja.

Cikrak baru merasa kehilangan setelah Gio tak terlihat lagi di sekitar lokasi itu. Dia langsung resah dan berusaha mencari cucunya ke mana-mana, termasuk ke tepi pantai. “Saya juga sudah lihat di laut di tepi pujasera tersebut tapi enggak ada juga,” ujarnya.

Ia baru mengetahui cucunya tenggelam setelah melihat banyak orang berkerumun dan berteriak ada anak kecil tenggelam. “Saya langsung lari dan melihat ke sana, ternyata dia cucu saya,” ujar Cikrak.

Wanita setengah baya itu tampak sangat cemas karena melihat cucunya tak sadarkan diri. Beruntung bocah itu akhirnya bisa diselamatkan. Gio diduga tercebur ke laut setelah bermain-main di pinggir pagar pembatas pujasera. Dia diduga jatuh melalui celah pada pagar pembatas itu.

“Mungkin dia lagi main di pagar dan tercebur. Dia anaknya memang sangat aktif,” kata Eli yang memiliki kedai di sekitar pujasera itu. Namun, saat tercebur tersebut memang tidak seorang pun yang melihat.

Warga yang berkerumun di tempat itu ikut bersyukur ketika tahu Gio selamat. “Ajaibnya dia masih tetap mengapung walaupun tercebur ke laut,” ungkap seorang warga.

Padahal, menurut warga, arus di sekitar laut tersebut cukup deras. Kemarin Gio sudah sadarkan diri. Kondisinya pun sudah cukup bagus. Dokter pun membolehkan Gio untuk kembali ke rumah bersama orangtuanya.

Namun, Gio tampak syok. Dia langsung terkejut dan menangis bila disentuh. (Muhammad Zuhri)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s