Orang Indonesia Ngantri Lamborghini

INILAH.COM, Jakarta- Produsen mobil sport premium asal Italia Lamborghini resmi hadir di Indonesia demi memenuhi permintaan penggemar mobil sport di tanah air meski saat ini keadaan ekonomi global masih terpuruk.

“Kami mengakui memang saat ini bukan saat yang tepat untuk menghadirkan Lamborghini di Indonesia. Tapi yang harus diingat dalam membuka showroom Lamborghini di Indonesia membutuhkan waktu yang tidak singkat, yaitu dua tahun lamanya kami mempersiapkan segalanya ini. Indonesia masih merupakan termasuk pasar yang sangat potensial bagi Lamborghini,” ujar Chief Operation Officer Lamborghini Jakarta Endy Kusumo pada grand-opening Lamborghini Jakarta hari Jumat (6/2) di Cilandak, Jakarta.

Ia menambahkan bahwa saat ini sudah ada orang Indonesia yang mengantri Lamborghini, tapi Endy enggan menyebutkan jumlah, model apa, dan siapa orang yang membeli Lamborghini.

“Sampai saat ini sudah ada beberapa orang yang mengantri membeli Lamborghini. Tapi maaf saya tidak bisa menyebutkan berapa banyak, model apa, dan siapa karena kami menjaga privasi konsumen kami,” ujarnya.

Investasi Lamborghini Jakarta yang mengusung konsep 3S (sales, service, and spare part) ini ditaksir lebih dari US$ 1 juta.

Pada kesempatan yang sama Lamborghini Jakarta memperkenalkan Lamborghini LP560-4 dan Lamborghini Murcielago LP640. Lamborghini LP560-4 dibanderol US$ 586.000 (off the road) sedangkan Lamborghini Murcielago LP 640 yang pernah muncul di film Dark Knight dibanderol US$ 640.000 (off the road). [O1]

4 thoughts on “Orang Indonesia Ngantri Lamborghini

  1. Ternyata orang2 Indonesia cukup kaya2, tapi kok negara masih pinjam sama negara lain, ya ?
    Dan ternyata, yang kaya2 itu ‘miskin’ terhadap sense of cricist. Sementara banyak saudara sebangsa yang dalam kesusahan dan kemiskinan, malah antri mau beli lambhorgini.

  2. Gw stuju “yang Kaya itu Miskin terhadap sense of Cricist”……
    Negara ini tidak ada Tokoh Pemimpin yg bisa jadi Panutan Hidup Sederhana dan Berbagi……

  3. bukan membela,
    sory y.

    menang akan kemaki dan kalah memaki…
    miskin dipandang hina, kaya dianggap dipandang sombong.

    so,
    tergantung org yg melihatnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s