Pakai AVIS, Bikin SIM Tinggal Pencet

Bandung – Dalam waktu dekat ini, Satlantas Polwiltabes Bandung memberikan sentuhan teknologi untuk tahapan proses pembuatan Surat Ijin Mengemudi (SIM) semua golongan. Sebelum SIM secara sah diberikan kepada masyarakat, tentu saja ada serangkaian uji tes yang harus diikuti.

Masyarakat yang biasanya wajib mengerjakan soal tes teori dengan cara manual atau menggunakan alat tulis, nantinya tinggal memencet tombol.

“Jadi, pembuat SIM tinggal melihat serta mendengarkan soal tes teori di layar. Setelah itu, pembuat SIM tinggal memilih jawaban yang benar dengan memencet salah satu tombol yang tersedia di masing-masing kursi,” jelas Kasatlantas Polwiltabes Bandung AKBP Herukoco, Kamis (19/2/2009) sore.

Menurut Heru, layanan itu bakal disosialisasikan pada minggu depan di Satlantas Mapolwiltabes Bandung, Jalan Jawa. Alat tersebut dinamakan metode Audio Visual Integrated Syestem (AVIS). “Perangkat keras untuk alat tersebut sudah disiapkan. Saat ini tinggal menunggu perangkat lunaknya saja,” jelasnya kepada wartawan di Mapolwiltabes Bandung.

Heru menambahkan, layanan tersebut merupakan bagian dari salah satu program quick respons untuk peningkatan pelayanan ke masyarakat.

“Ini pun sebagai bukti transparansi kami kepada masyarakat dalam pelayanan SIM. Selain itu, kami pun memanfaatkan kemajuan teknologi. Bila usai tes teori nanti, para pembuat SIM bisa langsung mengetahui apakah lolos atau tidak. Jadi tidak
menunggu lama lagi,” ujarnya.

Metode AVIS itu, kata Heru, lebih memudahkan serta mempercepat menjawab tes teori. Pertanyaan yang diberikan antara lain berupa wawasan mengenai lalu lintas, rambu-rambu serta tata tertib mengendarai kendaraan bermotor.

“Pada satu layar akan muncul suara yang membacakan soal yang disertai munculnya gambar. Lalu, pembuat SIM tinggal menjawabnya dengan menekan tombol. Dalam tes teori ini, total durasi yang diberikan hanya 30 menit,” jelasnya.

Menurut Heru, untuk di lingkungan Polda Jabar, metode AVIS dalam layanan pembuatan SIM ini baru kali pertama diterapkan di Polwiltabes Bandung.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s