Gara-Gara Kartun Monyet, New York Post Minta Maaf

NEW YORK – Surat kabar New York Post Amerika Serikat meminta maaf atas pemuatan kartun kontroversial bergambar monyet Kamis kemarin. Gambar itu dianggap bermuatan rasis.

Akibat pemuatan itu, kantor pusat News Corp, tempat berkantor New York Post, menjadi sasaran protes para pemimpin organisasi kelompok hak asasi Kamis kemarin waktu setempat.

Diberitakan AFP, Jumat (20/2/2009), dalam kartun itu seorang polisi membunuh monyet. Ini menunjukkan tragedi di Connecticut pada Senin pekan ini saat seorang polisi menembak mati simpanse yang menyerang seorang wanita.

Di kartun itu juga, gambar polisi lainnya berkomentar, “Mereka akan temukan orang lain untuk menulis paket stimulus berikutnya.”

Dalam sebuah editorial yang berjudul “That Cartoon”, New York Post menyatakan, kartun itu ditujukan untuk mengejek penulisan rancangan undang-undang stimulus federal yang janggal.

“Kami tidak bermaksud menyerang orang-orang melalui gambar itu,” tulis New York Post.

Ratusan demonstran menuntut New York Post menarik kartun itu. Pemimpin hak asasi kelompok hitam Al Sharpton menganggap ini merupakan serangan rasial terhadap Barack Obama.

“Mereka fikir kita simpanse. Mereka akan mendapati bahwa kami adalah singa,” ungkap Sharpton.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s