IM2: Jaringan 3G Kami Sudah Kelebihan Beban

Jakarta -IndosatM2 mengakui adanya masalah pada jaringan 3G. Kapasitas yang ada ternyata sudah tak sanggup lagi menahan laju pemakaian layanan data.

“Kami sudah berupaya menambah kapasitas dengan membangun BTS baru. Namun itu tak banyak membantu, karena masalah sebenarnya ada di pipanya,” kata Corporate Secretary IM2, Andri Aslan, kepada detikINET, Senin (23/2/2009).
Pipa yang dimaksud Andri ialah frekuensi 3G. Dengan 5 Mhz yang dimiliki Indosat, kata dia, itu sudah tak cukup untuk melayani kebutuhan pelanggan yang terus meningkat. Saat ini pelanggan modem 3G Indosat telah mencapai 300 ribu.
Indosat sendiri, katanya, telah memohon pada pemerintah agar bisa mendapat lisensi murah. Terlebih karena desakan pelanggan atas kualitas layanan. Menurut Andri, dengan penambahan frekuensi 5 MHz lagi untuk 3G bisa meningkatkan kapasitas jaringan pelanggan hingga 5 kali lipat dari yang ada sekarangan.
“Bagaimana internet bisa murah kalau harga lisensi masih mahal (Rp 160 miliar). Ini tidak sesuai dengan rencana kami menawarkan akses internet tanpa batas dengan harga murah,” lanjut Andri.
Ia sendiri tak memungkiri bahwa IM2 masih terus berjualan modem datacard meski jaringan tengah bermasalah. “Di beberapa daerah masih ada yang memungkinkan untuk akses. Namun tidak di daerah padat,” jelas Andri.
Perihal banyaknya keluhan yang masuk ke email redaksi@detikinet.com, Andri sendiri mengaku harus mempelajari masalahnya satu-persatu. “Kita harus tahu dulu secara spesifik baru akan kami sanggah,” demikian ia menandaskan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s