Jatuh, Satelit NASA Gagal Capai Orbit

FLORIDA – Satelit milik badan antariksa Amerika Serikat (NASA) gagal mencapai orbit setelah jatuh di kawasan perairan dekat Antartika saat diluncurkan.

Satelit yang ditujukan untuk memantau emisi karbondioksida tersebut, diluncurkan dengan menggunakan roket Taurus XL dari pangkalan udara Vandenberg, California, kemarin.

Seperti dilansir Reuters, Rabu (25/2/2009), saat awal peluncuran, tak terlihat tanda-tanda kerusakan pada roket Taurus. Tapi tiga menit setelah tinggal landas, terjadi kerusakan pada bagian pelindung roket tingkat atas yang berisi satelit, yang menyebabkan roket tidak sanggup membawa satelit seharga USD280 juta ke antariksa.

“Bagi komunitas Sains, ini adalah suatu kekecewaan yang besar,” ujar penanggung jawab peluncuran satelit, Chuck Dovale.

Kendati demikian, Dovale belum mengungkapkan tak ada dampak yang akan ditimbulkan dari jatuhnya satelit yang diperkirakan memuat bahan bakar kimia tersebut.

Sementara itu, perusahaan pemilik roket Taurus XL, Orbital Sciences, menyatakan kegagalan tersebut disebabkan karena berat beban satelit. Kini, pihak NASA sedang menyelidiki kasus jatuhnya satelit pemantau karbon itu.

Peluncuran satelit pemantau untuk mengantisipasi pemanasan global itu hanya berselang sebulan setelah Jepang menempatkan satelit serupa di antariksa. Jepang sebelumnya telah meluncurkan satelit serupa dari Pulau Tangeashima, 23 Januari lalu. Bersama satelit itu, Jepang juga meluncurkan tujuh satelit berukuran kecil yang mendukung program antariksa Jepang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s